TOWARANI

TOWARANI

TOWARANI

Humor Gallery

TOWARANIN

T O W A R A N I

TOWARANI

TOWARANI 1407

TOWARANI

TOWARANI

Berita Terkini :

Air Liur Kelelawar (Obat Stroke)



Air liur kelelawar yang berpotensi obati stroke, Air Liur Mujarab. Secara garis besar, dalam tulisan ini diceritakan bahwa walaupun kelelawar merupakan hewan perusak, namun ternyata air liur dari jenis kelelawar tertentu  berpotensi mengobati stroke. Potensi air liur kelelawar ini sudah dibuktikan oleh tim peneliti dari Australia.
 Air Liur Mujarab
Melihat kelelawar, pasti yang terbayang adalah adegan film horor tentang drakula. Padahal, persamaan di antara mereka hanya karena sama-sama hobi mengisap darah. Terutama jenis kelelawar vampir yang punya tubuh lebih besar ketimbang jenis kelelawar lain dan memang suka mengisap darah ternak. Makanya, sering dianggap hama oleh para peternak di Benua Amerika (Tengah dan Selatan) juga di beberapa negara Eropa.
Jenis kelelawar yang kemudian jadi inspirasi tokoh horor, Count Dracula, ini sebenarnya terbagi atas tiga jenis. Yakni, Diaemus youngi, Diphylla ecaudata, dan Desmodus rotundus. Dan hanya jenis kelelawar vampir ini yang menyukai darah sebagai makanan pokok. Sedangkan jenis kelelawar lain, dari keluarga (family) lainnya, lebih memilih buah-buahan sebagai makanan pokok mereka. Jadi, ternyata tidak semua jenis kelelawar penyuka darah.
Dari tiga jenis kelelawar vampir tersebut, jenis Desmodus rotundus sajalah yang merupakan musuh para peternak. Walau tubuhnya kecil (rentang sayapnya sekitar 20,3 cm dan tubuhnya sebesar ibu jari orang dewasa), tapi jenis ini suka mengisap darah binatang-binatang ternak yang tentunya punya ukuran tubuh lebih besar. Seperti sapi, babi, kuda, dan ternak lainnya. Sedang dua jenis lainnya lebih memilih mengisap darah burung.
Uniknya, kelelawar vampir ini begitu rakusnya hingga bisa mengisap darah korbannya selama 30 menit nonstop. Dan volume darah yang diisapnya bisa nyaris seberat tubuhnya yang kecil. Makanya begitu selesai berburu, kelelawar vampir akan kelebihan beban dan akhirnya hanya bisa terbang maksimal satu meter di atas tanah. Kalau mau dianalogikan seperti nyamuk yang baru saja mengisap darah kita banyak- banyak, menggendut hingga sulit terbang. Enak banget buat ditepak karena gerakannya tidak lagi lincah.
Sebenarnya, proses pengisapan darah kelelawar vampir tidak sampai membuat korbannya mati. Lagi-lagi seperti kita diisap nyamuk. Tapi, biasanya mamalia bersayap yang hidupnya berkomunitas ini sering mengidap rabies. Akibatnya, ketika berburu, mereka juga suka menyebarkan penyakit yang dikenal dengan nama “anjing gila” tersebut. Maka, korbannya pun tertular hingga akhirnya bisa mengakibatkan kematian. Proses inilah yang dibenci para peternak hingga bisa merugikan mereka.
“Saliva” mujarab
Lepas dari kemungkinan menjadi pembawa penyakit rabies, kelelawar vampir juga mempunyai kandungan senyawa kimia di air liurnya (saliva). Senyawa kimia yang ada di saliva kelelawar vampir ternyata bisa memecahkan bekuan darah (blood clot). Senyawa kimia yang dimaksud sebenarnya berupa enzim bernama Desmoteplase (DSPA). Fungsi enzim ini untuk mengencerkan darah korban sewaktu digigit agar bisa mengalir deras hingga mudah diisap. Makanya, binatang yang bisa melihat tajam hingga jarak 130 meter ini bisa terus-menerus mengisap korban tanpa berhenti.
Kalau darah mamalia seperti sapi, kuda, dan lainnya bisa dicegah pembekuannya, maka secara logika saliva tersebut tentu juga bisa berfungsi pada darah manusia. Maksudnya, tentu saliva kelelawar vampir bisa digunakan sebagai obat pencegah pembekuan darah ke otak pada manusia, sebuah proses yang bisa mengakibatkan stroke pada manusia.
Seperti diketahui, otak manusia memerlukan 20 persen dari jumlah darah yang mengalir di dalam tubuh. Bila aliran darah ke otak terhambat dalam beberapa detik saja, sel-sel otak akan rusak atau mati. Dengan demikian, beberapa bagian otak pun jadi ikut rusak. Proses inilah yang disebut stroke. Stroke sendiri terbagi atas dua jenis, stroke iskemik dan stroke hemoragik. Pada iskemik, satu atau lebih bekuan darah menyumbat pasokan darah ke otak hingga menimbulkan kerusakan otak. Sedangkan, hemoragik adalah pecahnya pembuluh darah akibat dinding pembuluh yang rapuh atau anomali bawaan (cacat sejak lahir).
Jenis stroke hemoragik ini ternyata juga banyak dialami usia muda seperti kita. Biasanya terjadi selain karena mengidap penyakit turunan (seperti darah tinggi, kencing manis), tapi juga banyak akibat gaya hidup. Misalnya, soal pola makan yang berlebihan (kebanyakan junk food) hingga kegemukan, akibat terlalu banyak merokok. Dengan kata lain, stroke ternyata bukan penyakit untuk orang tua saja. Kita pun bisa kena, kalau tidak cepat menyadarinya.
Memberi harapan
Nah, apa memang benar masalah stroke ini bisa disembuhkan dengan “air liur mujarab” milik kelelawar vampir? Bisa! Paling tidak menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan Journal of The American Heart Association edisi 10 Januari 2003 lalu. Jadi, bila enzim DSPA (nama enzim pengencer darah di saliva vampir tersebut) segera disuntikan ke penderita stroke, maka dengan cepat enzim tersebut akan menghancurkan bekuan darah korban hingga pasokan darah ke otak pun kembali lancar.
Malah di pertemuan The American Stroke Association (asosiasi para ahli stroke Amrik, yang penelitiannya jadi acuan kedokteran bidang stroke di dunia) ke-28 tanggal 13-15 Februari lalu, enzim milik si pengisap darah ini juga sudah direkomendasikan untuk diteliti lebih lanjut kesaktiannya. Untuk dunia kedokteran, rekomendasi ini berarti membuka jalan lebih luas lagi bagi penelitian terhadap DSPA sebagai jalur alternatif pengobatan stroke.
Maka, mulai ramailah berbagai penelitian terhadap “air liur mujarab” ini. Antara lain dilakukan oleh Robert L Medcalf dan tim dari Monash University, Australia. Mereka meneliti efek DSPA yang diuji ke jaringan otak beberapa hewan percobaan. Medclaf menemukan bukti bahwa enzim tersebut bisa segera merusak fibrin (protein sukar larut yang menyusun bekuan darah) hingga aliran darah bisa terus berlangsung. Di sisi lain, ternyata DSPA tidak merusak receptor (sekumpulan sel pada otak). Dengan kata lain, otak tidak sampai kena efek penghancuran atas “fibrin” tersebut. Berarti, penyuntikan enzim DSPA pada penderita stroke bisa tetap dilakukan hingga sembilan jam sejak serangan stroke terjadi.
Bandingkan dengan rt-PA (disebut juga sebagai Thrombolytic Agent), jenis obat yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), dan yang selama ini dipercaya sebagai satu-satunya obat pencegah stroke. Cara kerjanya mirip dengan DSPA, yang mencegah pembekuan darah ke otak dengan merusak “fibrin” secara cepat. Tapi karena kecepatannya memburu “fibrin” yang terbentuk di otak, rt-PA dianjurkan harus segera diberikan pada penderita serangan stroke, paling lama tiga jam setelah serangan. Karena kalau ditunda, “fibrin” di otak akan semakin banyak hingga akhirnya serbuan rt-PA malah berisiko akan ikut merusak receptor otak pula.
Beda kan sama kerja DSPA alias saliva kelelawar vampir? Yang justru terbatas hanya merusak “fibrin”, tanpa harus keterusan ke sel atau receptor otak. Itu juga yang membuat isapan kelelawar vampir tidak sampai menewaskan si korban, seperti yang sudah diulas pada awal tulisan ini.
Pencerahan oleh DSPA ini tentu memberikan harapan buat para penderita stroke. Walau sekarang masih diuji coba, tapi sudah memberikan hasil yang menggembirakan. Mudah-mudahan saja bisa segera dilansir sebagai obat mujarab untuk penderita stroke.
Kalau begini sih, kelelawar vampir yang terlihat menyeramkan itu bisa berubah citra menjadi sosok yang baik hati dan penolong.


Manfaat Bekicot Untuk Kesehatan.


Bekicot atau Achatina fulica adalah siput darat yang tergolong dalam suku Achatinidae. Berasal dari Afrika Timur dan menyebar ke hampir semua penjuru dunia akibat terbawa dalam perdagangan, moluska ini sekarang menjadi salah satu spesies invasif terburuk di bumi, sehingga beberapa negara bahkan melarang pemeliharaannya sebagai hewan kesayangan/timangan termasuk Amerika Serikat. Hewan ini mudah dipelihara dan di beberapa tempat bahkan dikonsumsi, termasuk di Indonesia. Meskipun berpotensi membawa parasit, bekicot yang dipelihara biasanya bebas dari parasit.
Saat ini diketahui ada tiga subspesies bekicot:
  • Achatina fulica rodatzi Dunker, 1852
  • Achatina fulica sinistrosa Grateloup, 1840
  • Achatina fulica umbilicata Nevill, 1879
Hewan yang tergolong binatang lunak atau biasa disebut Mollusca ini berasal dari Afrika Timur,kemudian menyebar ke keseluruh belahan dunia dalam waktu yang relatif singkat,ini dikarena bekicot dapat berkembang biak dengan cepat.Selain sebagai hewan bertulang lunak,bekicot juga merupakan hewan hermaprodit atau hewan berkelamin ganda.Berarti hewan ini memiliki dua macam sel gamet pada tubuhnya.Tetapi pada bekicot,kedua macam sel gamet tersebut  tidak  masak dalam waktu yang bersamaan,sehingga untuk reproduksinya masih diperlukan dua hewan  agar terjadi fertilisasi.
Bagian tubuh bekicot terbagi atas 4 bagian utama yaitu kepala,leher,kaki,serta alat-alat dalam.Kepala bekicot memiliki sepasang tentakel yang berukuran pendek,tentakel tersebut berfungsi sebagai indera pembau dan sepasang tentakel panjang yang berfungsi sebagai indera penglihatan.
Salah satu  cirikhas bekicot dapat dilihat pada lendir yang berada di bagian bawah kepalanya,informasi yang bersumber dari beberapa artikel hasil googling,lendir pada bekicot tersebut berasal dari kelenjar muksosa.Fungsi lendir pada bekicot tersebut untuk membasahi perutnya yang berfungsi sebagai kaki,perut bekicot tersebut tersusun dari otot-otot yang kuat dan bergelombang.Bisa kita lihat,bekicot akan meninggalkan jejak berupa lendir ketika sedang berjalan.
Bekicot diternakkan umumnya jenis Achatina fulica yang banyak disenangi orang, karena bekicot jenis ini banyak mengandung daging. Konon di Eropa, bekicot jenis ini digunakan sebagai bahan baku makanan yang disebut Escargot. Escargot semula berbahan baku Helix pomatia. Karena Helix pomatia lama kelamaan sulit diperoleh maka bekicot jenis Achatina fulica menggantikannya sebagai bahan baku Escargot.
Kandungan bekicot:
Protein yang terkandung daging bekicot sekitar 12 gram per 100 gram dagingnya. Kandungan lain adalah lemak 1%, hidrat arang 2%, kalsium 237 mg, fospor 78 mg, Fe 1,7 mg serta vitamin B komplek terutama vitamin B2.
Selain itu kandungan asam amino daging bekicot cukup menonjol. Dalam 100 gr daging bekicot kering antara lain terdiri atas leusin 4,62 gr, lisin 4,35 gr, arginin 4,88 gr, asam aspartat 5,98 gr, dan asam glutamat 8,16 gr.
Manfaat bekicot yaitu :
Selain pakan ternak bekicot merupakan sumber protein hewani yang bermutu tinggi karena mengandung asam-asam amino esensial yang lengkap. Masyarakat yang menggemari makanan dari bahan baku bekicot (sate bekicot, keripik bekicot ) adalah masyarakat Kediri. Disamping itu bekicot juga kerap dipakai dalam pengobatan tradisional, karena ekstrak daging bekicot dan lendirnya sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti abortus, sakit waktu menstruasi, radang selaput mata, sakit gigi, gatal-gatal, jantung dan lain-lain.
Manfaat bekicot yaitu :
  • Bekicot merupakan sumber protein hewani yang bermutu tinggi karena mengandung  asam-asam amino esensial yang  lengkap.
  • Sejenis obat yang dikenal berasal dari kulit bekicot dinamakan Maulie,yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kekejangan,jantung suka berdebar,tidak bisa tidur atau insomania,leher membengkak dan penyakit kaum wanita termasuk keputihan.
  • Lendir pada bagian dalam cangkangnya dapat digunakan sebagai obat luar untuk luka sayat dan luka robek,juga untuk mempercepat pematangan bisul.
  • Dagingnya baik untuk pengobatan penyakit liver dan Hepatitis B.Biasa di temui di angkringan,daging bekicot dibuat sate atau kripik bekicot.
Sedangkan kulit bekicot sangat mujarab untuk penyakit tumor. Sejenis obat yang dikenal berasal dari kulit bekicot, dinamakan Maulie., yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti kekejangan, jantung suka berdebar, tidak bisa tidur/insomania, leher membengkak dan penyakit kaum wanita termasuk keputihan.

Air Liur Lebah yang Mampu Mengobati Hampir Segala Jenis Penyakit


 
Tahukah anda kalau sebenarnya lebah menghasilkan 4 macam produk. Orang-orang awam hanya tahu madu sebagai produk lebah. Namun selain madu lebah juga menghasilkan royal jelly, bee polen, dan propolis.

Untuk menjaga kesehatan biasanya orang minum madu, namun untuk mengobati penyakit, propolis lebih manjur, kalau menggunkan madu dibutuhkan waktu yang lama dan kurang mujarab dibanding propolis.

Propolis dikumpulkan oleh lebah dari tumbuh-tumbuhan atau pucuk muda dan kulit pohon terutama pohon poplar lalu dicampurkan dengan air liurnya, yang digunakan untuk menambal lubang dalam sarang lebah yang sekaligus juga melindungi sarang lebah dari serangan virus, bakteri dan jamur.

Propolis yang berbahan dasar air liur lebah ini, ternyata merupakan obat alami yang bisa dipakai untuk menaklukkan hampir semua jenis penyakit.

Propolis berasal dari bahasa Yunani (pro = sebelum, polis = kota = sistem pertahanan kota). Ia sanggup menyembuhkan diabetes dan gangren, yang merupakan penyakit tidak bisa disembuhkan secara medis, bahkan tanpa suntik insulin dan amputasi.

Penderita kanker stadium lanjut yang telah divonis tidak memliki harapan, juga bisa sembuh dengan propolis. Segala jenis penyakit maut lainnya seperti stroke, sakit jantung, batu ginjal, gagal ginjal, hepatitis, dan bahkan AIDS juga sanggup ia taklukkan.

Tidaklah heran mengapa propolis bisa memberikan keajaiban sedemikian rupa adalah karena kandungan antioksidan 1 tetes propolis = antioksidan 500 buah jeruk. Disamping itu, propolis kaya akan asam amino, vitamin-vitamin, bioflavonoids.

Propolis sebagai pengobatan alami, mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit.

Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :

1. Propolis sebagai antibiotik alami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.

2. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya: thypus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.

3. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.

4. Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.

5. Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka bakar dan sebagainya.

6. Propolis sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya kanker, tumor, mioma, kista dan sebagainya.

7. Propolis berfungsi untuk membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi.

8. Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, misalnya asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus, dan sebagainya.

9. Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, berbagai infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.

10. Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat.

11. Propolis meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Undur Undur Rahasia Obat Tradisional Diabetes


Undur-undur adalah sebutan untuk kelompok serangga dari famili Myrmeleontidae (kadang-kadang salah dieja sebagai Myrmeleonidae). Di dunia ini diperkirakan ada sekitar 2.000 spesies Undur-undur dan mereka tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir. Nama "undur-undur" diberikan pada hewan ini karena kebiasaan larvanya berjalan mundur saat menggali sarang jebakan di tanah. Di daerah Barat, hewan ini dikenal dengan nama Antlion (semut singa). Nama itu diberikan karena kebiasaan larvanya yang memburu semut secara ganas dengan cara menggali jebakan di dalam tanah sehingga dianggap sebagai "singanya para semut". Undur-undur karena dipercaya sebagai obat ramuan tradisional Diabetes, namun Undur-undur kini sulit didapat karena habitatnya lenyap oleh bangunan-bangunan modern. Undur-undur berkhasiat mengobati penyakit diabetes, terbukti secara medis, bahkan para dokter menganjurkan pasiennya untuk memakan binatang Undur-undur yang masih hidup tanpa harus dibersihkan air terlebih dahulu. Kalau terkena air khasiatnya akan hilang. Yang dapat dipercaya menyembuhkan diabetes dari binatang Undur-undur ini salah satunya adalah bulunya. Undur-undur juga tidak boleh dimakan dalam keadaan mati. Jika merasa jijik, pasien bisa memasukkan ke kapsul kosong lalu dimakan dengan dorongan air.
 

© Copyright Towarani 1407 2010 -2012 | TOWARANI Teluk Bone | Powered by Login.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...