TOWARANI

TOWARANI

TOWARANI

Humor Gallery

TOWARANIN

T O W A R A N I

TOWARANI

TOWARANI 1407

TOWARANI

TOWARANI

Berita Terkini :

Mau Panjang Umur? Nikahi Daun Muda


Harapan hidup pria dapat diperpanjang jika menikahi wanita yang usianya jauh lebih muda. Hal itu menurut penelitian yang dilakukan tim dari Max Planck Institute.

Risiko meninggalnya seorang pria dapat dikurangi hingga seperlima jika pasangannya 15 atau 17 tahun lebih muda dari mereka. Selain itu, risiko kematian prematur juga bisa dikurangi sebesar 11 persen, jika seorang pria menikah seorang wanita yang tujuh sampai sembilan tahun lebih muda.

Tidak hanya itu, peneliti juga menemukan, pria yang menikahi wanita lebih tua lebih mungkin untuk meninggal lebih cepat dibandingkan yang menikahi wanita lebih muda. Namun, hasil penelitian menunjukkan wanita tidak mengalami manfaat yang sama jika menikah dengan pria yang lebih muda.

Para ilmuwan mengatakan, usia pada pria merupakan hasil seleksi alam. Yaitu, mereka yang memiliki kondisi paling sehat pada usia tua, lebih mampu menarik pasangan yang lebih muda.

"Teori lainnya adalah bahwa seorang wanita muda akan memperlakukan pria lebih baik dan membuat pria tersebut hidup lebih lama," kata Sven Drefahl, juru bicara dari Germany's Max Planck Institute, speerti VIVAnews kutip dari Telegraph.

Penelitian ini dilakukan dengan melihat kematian antara tahun 1990 dan 2005 penduduk Denmark .

SODA MEMICU STROK



Konsumsi reguler minuman ini memberikan reaksi berantai pada tubuh.

Peneliti dari Klinik Institut Kesehatan dan Universitas Harvard Cleveland menemukan banyak mengonsumsi minuman bergula dan soda berkalori rendah diasosiasikan dengan risiko tinggi terserang stroke. Sebaliknya, kopi berkafein dan tidak berkafein memiliki risiko rendah.

Studi yang dirilis pada American Journal of Clinical Nutrition ini menjadi riset pertama yang meneliti efek soda pada risiko stroke. Riset sebelumnya telah menghubungkan konsumsi minuman dengan pemanis meningkatkan berat badan, diabetes, meningkatkan tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan penyakit arteri koroner.

"Soda menjadi sumber gula tambahan pada diet," ujar penulis dan Kepala Riset di Institut Keseharan milik Klinik Cleveland, Amerika Serikat, Adam Bernstein, M.D., Sc.D. seperti dikutip dari laman Eureka.org.

Mereka memahami konsumsi reguler minuman ini memberikan reaksi berantai pada tubuh yang dapat berakibat menimbulkan banyak penyakit. Stroke menjadi salah satu ancamannya.

Peneliti menganalisa konsumsi soda 43.371 pria yang berpartisipasi pada Studi Lanjutan Kesehatan Profesional pada 1986-2008. Sebanyak 84.085 perempuan juga diperiksa dalam program Studi Kesehatan Perawat pada 1980-2008. Pada waktu itu, 2.938 serangan stroke diderita perempuan dan 1.416 kasus dicatat dialami pria.

Pada minuman soda yang mendapat pemanis tambahan, kandungan gula dapat meningkatkan secara drastis kadar glukosa dalam darah dan insulin. Reaksi ini berakibat tubuh tidak dapat menoleransi glukosa, resistensi insulin, dan peradangan. Semuanya menjadi faktor risiko stroke iskemik. Ancaman ini lebih berat kepada perempuan dibanding pria.

Sebagai perbandingan, kopi mengandung asam chlorogenic, lignan, dan magnesium. Kandungan ini berfungsi sebagai antioksidan dan dapat mengurangi risiko stroke. Bila dibandingkan dengan satu porsi soda dengan gula pemanis, satu porsi kopi tanpa kafein dikaitkan menyimpan risiko 10 persen lebih rendah untuk terkena stroke.

Temuan penelitian ini menunjukkan pria dan perempuan yang mengkonsumsi lebih dari satu porsi soda berpemanis gula per hari memiliki tekanan darah lebih tinggi, kolesterol dalam darah yang tinggi, dan tingkat aktivitas fisik lebih rendah.

Orang yang sering meminum soda cenderung mengonsumsi daging merah dan produk susu. Pria dan perempuan yang mengonsumsi soda kalori rendah memiliki kemungkinan penyakit kronis dan Body Mass Index (BMI) lebih tinggi. Penyelidikan ini untuk memantau asosiasi konsumsi soda pada serangan stroke.

"Menurut riset USDA, konsumsi minuman berpemanis gula telah meningkat secara dramatis di Amerika Serikat selama tiga dekade. Ini memengaruhi kesehatan," ujar dokter Bernstein. Penemuan ini mengingatkan pentingnya mencari minuman alternatif pengganti soda. Air putih bisa menjadi pilihan sehat.

JURUS ATASI KECANDUAN KOPI


Perbanyak konsumsi air putih sebagai bagian detoksifikasi.


Apakah Anda termasuk orang yang tidak bisa memulai hari tanpa menyeruput secangkir kopi? Atau, Anda tidak bisa berkonsentrasi jika tidak minum kopi di sore hari? Bisa jadi Anda kecanduan kopi.

Kopi mengandung kafein yang mampu meningkatkan level dopamine, neurotransmiter yang berperan mengontrol mood dan emosi. Efek inilah yang membuat seseorang bisa lebih konsentrasi dan berenergi usai minum kopi, seperti dikutip Methods of Healing.

Robynne Chutkan, MD, asisten profesor gastroenterologi di Georgetown University Medical Center di Washington, mengatakan bahwa tak ada yang salah dengan kopi, kecuali Anda memiliki gangguan asam lambung atau alasan kesehatan lain untuk menghindarinya.

Konsumsi kopi secara moderat memang memberi manfaat positif bagi kesehatan. Tapi, jika berlebihan bisa memunculkan gangguan kesehatan seperti hipertensi, sakit kepala, gelisah, pusing, tremor, insomnia, hingga gangguan reproduksi pada wanita.

Bagi yang sudah terlanjur kecanduan, coba beberapa tip berikut jika ingin mengontrol kebiasaan menyeruput kopi.

Bertahap

"Jika sudah terlalu banyak minum kafein, Anda mungkin harus melepaskannya perlahan," kata Keri Gans, RD, juru bicara American Dietetic Association dan penulis 'The Small Change Diet'.

Cara ini akan membantu mengurangi gejala-gejala penarikan diri yang terlalu cepat dan memberi Anda waktu adaptasi untuk mengembangkan kebiasaan baru. "Kebiasaan baru tidak berkembang dalam semalam," kata Gans.

Minuman alternatif
Gans menyarankan mengganti kopi dengan minuman lain bebas kafein atau minuman dengan kadar kafein rendah seperti kopi non-kafein, teh, atau cokelat. Meski masih mengandung kafein, minuman ini bisa menjadi alternatif terbaik selama masa peralihan menghentikan candu kopi.

Air putih
Perbanyak konsumsi air putih sebagai bagian detoksifikasi. Kondisi tubuh yang terhidrasi baik akan mempermudah menghentikan "kebutuhan" minum kopi, karena konsentrasi dan kesegaran terjaga tanpa pengaruh kafein.

Olahraga
Aktivitas fisik merupakan cara ampuh untuk memerangi kelelahan atau rasa mudah marah ketika dalam proses menarik diri dari kopi. "Olahraga mampu merangsang hormon endorfin yang memunculkan perasaan bahagia," kata Gans.

Makanan sehat
Hindari konsumsi makanan-makanan sampah yang cenderung berkalori tinggi. Tidak hanya buruk bagi kesehatan jangka panjang, makanan semacam itu juga menggagalkan niat mengakhiri candu kopi.
Lebih baik perbanyak asupan karbohidrat tinggi yang kaya serat seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. "Makanan adalah sumber energi, jadi pastikan mendapatkan jumlah yang memadai sehingga mencegah Anda menjadikan kopi sebagai pelarian mencari tambahan energi."
Tidur cukup
Menurut National Sleep Foundation, kebanyakan orang Amerika tidak mendapatkan tidur cukup yang berkualitas dan cenderung menstimulasi kebutuhan energi dengan kopi. Karenanya coba biasakan tidur cukup untuk meredam 'kebutuhan' minum kopi. "Anda perlu mencari energi dengan cara tidur nyenyak," kata Gans.

Yoga
Jika salah satu manfaat secangkir kopi adalah membuat Anda merasa santai coba cari alternatif dengan aktivitas yang dapat membuat Anda rileks, yoga misalnya. "Satu jam yoga atau bahkan lima menit duduk tenang bisa membuat Anda relaks," kata Bethany Thayer, RD, direktur program kesehatan di Henry Ford Health, Detroit.

BETIS NYERI DI MALAM HARI

Pernahkah Anda tersentak bangun di tengah malam, karena nyeri yang hebat pada betis, yang lantas menjalar ke telapak kaki?
Setelah bangun, rabalah bagian yang nyeri tadi. Pasti keras dan tegang. Itulah yang disebut keram kaki.
Keram kaki merupakan kontraksi otot kaki-terutama betis-yang terjadi secara tiba-tiba dan di luar kesadaran kita.
Kram ini dapat menimpa siapapun, tanpa batasan usia. Tapi biasanya, kram ini dialami oleh mereka yang berusia separuh baya atau lanjut.

PENYEBAB
Sampai kini belum diketahui secara pasti penyebab kram kaki. Yang jelas, ada banyak faktor yang diduga berhubungan dengan kram otot kaki.
Beberapa penelitian mendapatkan bahwa kram kaki berhubungan dengan masalah kendali otot kaki oleh otak saat kita terlelap dalam tidur. Itulah sebabya mengapa sebagian besar orang yang pernah mengalami kram kaki, mengalaminya saat mereka tengah bermimpi. Namun kebanyakan ilmuwan percaya behwa ini bukan suatu kelainan dalam otak.

Kram kaki di malam hari kemungkinan terjadi karena kerja otot kaki yang berlebih karena aktivitas berat sebelumnya. Faktor lain yang ikut memicunya adalah kelainan struktur kaki (kaki rata, misalnya), yang membuat kram lebih sering terjadi.
Jika saat tidur, kaki berada di atas tidur yang keras, kemungkinan terjadinya kram makin besar. Pasalnya, alas yang keras itu menimbulkan efek penekanan lokal pada kaki. Kaki yang tertekan akhirnya berada pada kondisi hipoksia, yaitu kekurangan suplai oksigen yang terjadi karena tidak lancarnya aliran darah.
Seperti yang telah di ketahui, salah satu fungsi darah adalah mengikat oksigen untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Karena itu, kram kaki-teutama di sekitar betis-juga dapat tejadi lantaran duduk terlalu lama, atau karena posisi kaki yang keliru saat berdiam lama.
Selain itu, hawa dingin juga di ketahui memicu kram kaki di malam hari. Pasalnya, hawa dingin membuat pembuluh darah menyempit (vasokonstriksi). Sehingga, aliran darah di kaki terganggu.
Beberapa penyakit teertentu pun di percaya merupakan pemicu semacan ini, misalnya, kencing manis (diabetes millitus), parkinson, hypoglycemia (kadar gula dalam darah terlalu rendah), anemia, kelainan kelenjar tiroid (kelenjar gondok), dan kelainan kelenjar endokrin.
Penyakit dan kelainan hormonal tersebut pada dasarnya dapat membentuk keadaan hipoksia. Kencing manis tahap lanjut, misalnya, menimbulkan kerusakan pembuluh darah dan membuat aliran darah tidak lancar. Contoh lain, anemia membuat jumlah okdigen yang diikat dalam darah menurun. Karena, hemoglobin yang bertugas mengikat darah juga berkurang.
Rendahnya kadar beberapa mineral seperti magnesium, potasium, kalsium, dan sodium pun telah lama dihubungkan dengan masalah kram kaki di malam hari. Para pelari maraton yang telah berlari sejauh puluhan km, misalnya, sering mengalami dehidrasi dan kekurangan mineral seperti yang baru saja tersebut. Akibatnya, mereka cenderung terkena kram kaki saat tidur.


PENANGANAN
Bila dibanding dengan posisi kaki yang keliru saat tidur, yang lebih banyak berperan memicu kram kaki di malam hari adalah penyakit, kekurangan zat tertentu, ataupun kelainan hormonal.
Karena itu, bila Anda sering mengalaminya, segera periksakan diri Anda ke dokter.
Namun, nyeri yang ada dapat diredakan dengan penanganan pertama yang cukup mudah untuk Anda lakukan sendiri. Antara lain :
• Cobalah berjalan dengan menggunakan kaki yang kram itu. Renggangkan betis dengan tangan menyentuh ibu jari kaki dan menariknya kearah lutut.
Usahakan agar pada saat melakukan gerakan ini, kaki Anda tetap lurus.
• Urut betis dari atas ke bawah (dari bagian belakang lutut sampai pergelangan kaki). Lakukan gerakan mengurut ini berulang-ulang, tapi hanya searah. Jangan terburu-buru, lakukan perlahan meski sakitnya benar-benar parah. Lama-lama, kram kaki akan mereda.
• Mandilah dengan shower air panas, atau berendam dengan air hangat. Usahakan agar otot yang kram tersiram atau terendam air itu.
• Untuk kram kaki yang parah obat yang mengandung diphenhydramine hydrochloride serta pelemas otot sederhana seperti meprobamate dan verapamil hydrochloride bisa sangat membantu.
Selain itu, ada pula hal-hal lain yang bila diperhatikan akan sangat membantu mencegah timbulnya kram kaki. Misalnya
• Asupan magnesium yang cukup. Magnesium adalah salah satu mineral yang penting bagi tubuh kita. Yang berkaitan dengan relaksasi otot. Karena itu, konsumsi magnesium secukupnya juga berguna untuk mengatasi kram otot.
Beberapa orang yang mengonsumsi magnesium memang dapat langsung pulih dari kram ototnya. Tapi, kram otot yang telah berlangsung dalam waktu lama, bila diatasi dengan suplemen ini, biasanya juga akan pulih dalam waktu lama.
Sumber makanan yang mengandung magnesium adalah sayur hijau, juga kedelai, alpukat dan kacang-kacangan.
Kebutuhan akan magnesium bervariasi antara 300 sampai 350 mg, dan meningkat jadi 450 mg pada masa kehamilan dan menyusui.
• Menarik nafas panjang. Beberapa laporan mengatakan, kram otot pada malam hari berhubungan dengan gangguan tidur, di mana nafas berhenti sesaat. Akibatnya, tubuh kekurangan oksigen. Bila ini penyebabnya, tarikan nafas panjang beberapa kali dapat meredakan kram kaki.


AGAR KAKI TIDAK KRAM
Untuk mencegah kram kaki di malam hari, anda dapat mempertimbangkan pengonsumsian suplemen secara rutin dan secukupnya, terutama yang mengandung kalsium, magnesium, potasium, dan sodium.
Namun ingat, suplemen sodium boleh dikonsumsi hanya bila kadar sodium dalam tubuh benar-benar rendah, atau setelah keringat keluar banyak.
Selain itu, kram kaki di malam hari dapat dicegah dengan mengonsumsi 400-800 iu vitamin E tiap hari. Ini berkaitan dengan peranan vitamin E dalam memicu kerja saraf otot kaki, yang bila terganggu dapat menyebabkan tegangnya otot kaki.
Langkah berikutnya, melemaskan kaki dan telapak kaki secara teratur di siang dan malam hari. Anda dapat mencegah munculnya kram kaki di malam hari dengan membuat ‘lelah’ reflek peregangan sebelum berangkat tidur.

BAGAIMANA CARANYA?

Yang pertama, bersandarlah pada dinding, lalu lakukan gerakan push up dengan meregangkan otot betis Anda.
Yang kedua, letakkan bantalan panas pada kaki Anda, maksimal sepuluh menit menjelang tidur.
Last but not least, biarkan selimut terjuntai menutupi kaki tempat tidur. Selimut yang berantakan ini, selain melindungi kaki dari waha dingin, juga mencegah posisi kaki dan jari yang tidak alami.
Seperti yang telah dijelaskan, hawa dingin dan posisi kaki yang tidak alami memicu timbulnya kram kaki.
6 Langkah Cerdas Mencegah Kram Pada Kaki
Share


                                             6 Langkah Cerdas Mencegah Kram Pada Kaki
Sering kali kram kaki terjadi pada malam hari dan sangat menyakitkan. Kram biasanya berlangsung kurang dari satu menit, tetapi bisa juga lebih dari 15 menit. Berikut langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegah kram kaki.
- Minumlah 8 gelas air putih setiap hari Hal ini tidak hanya mencegah dehidrasi, tetapi juga mengurangi kemungkinan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jumlah cairan yang cukup di dalam tubuh harus dijaga, baik sebelum maupun sesudah beraktivitas berat atau berolahraga.
- Latihan teratur Peregangan kaki secara teratur pada siang hari akan membuat otot rileks dan mencegah kram. Jika kaki kram terjadi pada malam hari, regangkan kaki Anda secara lembut. Hal ini akan membantu merangsang aliran darah di kaki.
- Meningkatkan asupan kalium dan kalsium Kedua mineral itu penting untuk membantu mengolah cairan di dalam tubuh. Konsumsi makanan kaya kalium, seperti pisang, unggas, dan ikan. Penuhi kalsium dengan mengonsumsi yogurt rendah lemak atau susu bebas lemak.
- Kenakan alas kaki yang tepat dengan sol yang mendukung tubuh dengan baik. Alas kaki atau sepatu berhak tinggi sebaiknya dihindari.
- Mandi air hangat sebelum tidur. Hal ini akan mengendurkan otot-otot di kaki dan mengurangi kemungkinan kram.
- Penggunaan selimut tebal Selimut tebal dapat memberi tekanan pada kaki. Dalam udara dingin, kenakan kaus kaki supaya lebih hangat.
Mungkin sobat sehat punya pendapat lain ? saya harap dapat berbagi.
Jika artikel ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips-tips sehat paling populer. Silahkan berlangganan gratis dan masukkan alamat email anda, lalu cek email anda dan verifikasi. mudah kan:




 

© Copyright Towarani 1407 2010 -2012 | TOWARANI Teluk Bone | Powered by Login.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...